Kanibal Rusia Mengaku kepada Polisi

Standard

             MOSKWA, KOMPAS.com — Polisi Rusia menahan seorang pria yang mengaku telah membunuh sedikitnya enam orang sebelum menyantap jantung dan hati mereka.

Dijuluki sebagai “pembunuh berantai kanibal”, Alexander Bychkov menuliskan kejahatannya itu dalam buku harian. Ia mengaku membunuh setelah pacarnya meninggalkan dia dan menyebutnya “pengecut”.

Bychkov (23) awalnya ditangkap karena mengutil di sebuah toko. Namun, Bychkov kemudian mengatakan kepada polisi bahwa ia telah menguburkan korban-korbannya di halaman belakang rumahnya di Belinsky, sebuah kota sekitar 630 km tenggara Moskwa.

“Enam mayat ditemukan terkubur di sana,” kata juru bicara komite investigasi yang menangani kasus tersebut, Selasa (27/3/2012), yang menambahkan bahwa korban tewas mungkin lebih banyak.

Dalam bagian-bagian buku harian yang bocor ke media Rusia, Bychkov mengatakan pacarnya telah memutuskannya. “Dia bilang saya pengecut, bukan serigala … Aku akan menunjukkan kepadanya … Mungkin dia akan berhenti mengeluh dan memahami bahwa saya adalah serigala.”

Harian Izvestia mengutip sebuah sumber penegak hukum mengatakan, Bychkov makan bagian tubuh korbannya. “Bukti kanibalisme terlihat dalam beberapa insiden,” tulisnya.

Pada tahun 2007, seorang pembunuh berantai Rusia yang membunuh 48 orang dihukum penjara seumur hidup. Orang itu, Alexander Pichushkin, mengaku tidak menyesal dan berkata bahwa membunuh itu seperti jatuh cinta.

Media Rusia menjulukinya sebagai “pembunuh papan catur” karena ia mengatakan rencananya untuk membunuh 64 orang, sesuai jumlah kotak di papan catur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s