Mesin turbodiesel dan bahan bakar solar telah menjadi salah satu sumber energi alternatif dalam menciptakan mobil yang ramah lingkungan. Efisiensi bahan bakar dan tenaga optimal untuk menjajaki medan yang menantang menjadikan diesel sebagai mesin pilihan oleh para off-roaders.

Sayangnya, dalam suhu dingin yang ekstrim, para pengguna mesin diesel akan menemukan tantangan yang menghadang kelanjutan kegiatan mereka. Di bawah suhu -30°C, solar berubah wujud menjadi padat dengan tekstur yang menyerupai jelly.

Kelemahan ini mendorong tim Arctic Trucks untuk mencari bahan bakar alternatif yang dapat membawa rangkaian mobil pickup Toyota Hilux dalam menjalani ekspedisi terpanjang mereka. Pilihan bahan bakar alternatif tersebut pun jatuh ke tangan bahan bakar JET A1 yang ditambahkan dengan sejumlah zat aditif.

Arctic Trucks merupakan perusahaan spesialis konversi 4×4 dari Islandia yang akan menggunakan 10 Toyota Hilux sebagai kendaraan pendukung ajang Extreme World Races. Perusahaan ini menyediakan bahan bakar dan pengawas cuaca, serta bantuan bagi para pemain ski, tiga kru film, dan sejumlah peneliti di antara bulan November 2011 dan Februari 2012.

Bahan bakar JET A1, ditambah dengan sejumlah zat aditif, memungkinkan tim Arctic Trucks untuk melaju sejauh 70.000 km dalam empat bulan. Dengan sejumlah modifikasi, masing-masing Hilux mampu menampung 280 liter bahan bakar dan sekitar 800 liter di truk 6×6 khusus.

Apakah ini awal dari pengembangan sebuah sumber energi baru di dunia otomotif? Akankah mesin elektrik dan hybrid menggantikan peran mesin diesel dan (sekarang) bahan bakar JET A1?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s